Pemko Dumai Dan BPJS Kesehatan Tandatangani Perpanjangan perjanjian kerjasama program Jaminan Kesehatan Nasional

  • Whatsapp

DUMAI, Detik12.com – Pemerintah Kota Dumai melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr Saipul, melakukan penandatanganan perpanjangan perjanjian kerjasama dalam menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan BPJS Kesehatan ditandatangani langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Drg Harry Wibhawa.

Penandatanganan perpanjangan perjanjian kerjasama program JKN-KIS ini berlangsung hari Rabu (20/7/2022), tujuannya guna meningkatkan kolaborasi dalam pelaksanaan Program JKN-KIS, oleh karena itu BPJS Kesehatan Cabang Dumai melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi antar Pemangku Kepentingan Utama Pemerintah Kota Dumai.

Read More

Siaran perss disampaikan kepada media, bahwa kegiatan yang dibungkus dalam acara forum komunikasi tersebut kali ini difokuskan membahas keberlangsungan Program JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI JK), baik yang iurannya di bayarkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kota Dumai sekaligus penyerahan Kartu BPJS Kesehatan secara simbolis kepada peserta yang terdaftar dalam segmen PBI-JK.

Sekretaris Daerah Kota Dumai, Indra Gunawan, SIP, MSi, mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Dumai tengah berupaya agar adanya penambahan atau peningkatan kuota untuk PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) untuk wilayah Kota Dumai.

Menurut Indra Gunawan, saat ini ada sekitar 38.089 data yang telah di entry kedalam Siks Ng namun belum dapat diakomodir Kementrian sosial dikarenakan kuota PBI JK Kota Dumai telah terpenuhi.

“Sampai dengan bulan Juli 2022, jumlah peserta yang dijamin sebagai peserta PBI JK Sesuai SK Mentri sosial Nomor 119/HUK/2022 adalah sebanyak 78.730 Jiwa”, jelas Indra Gunawan dengan menyebut itu pun untuk kepesertaan pada segmen yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah Kota Dumai.

Sekda Indra Gunawan mengatakan, bahwa Pemda Kota Dumai berkomitmen untuk tetap menganggarkan dan mendaftarkan masyarakat Kota Dumai kedalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS),

Oleh karena itu, Indra Gunawan mengatakan bahwa sampai dengan bulan Juli 2022 Pemda Kota Dumai telah mendaftarkan sebanyak 82.926 Jiwa ke program JKN-KIS dan untuk tahun 2022 lanjut Indra, Pemerintah Kota Dumai telah menganggarkan masyarakat yang dapat di jamin iurannya oleh Pemda Kota Dumai sebanyak 94.390 Jiwa.

Dalam Forum yang rutin dilaksanakan antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kota Dumai tersebut, BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Daerah juga membahas terkait Inpres Nomor 1 Tahun 2022 yang sudah mulai diberlakukan pada beberapa Instansi Daerah.

“Instruksi ini diberlakukan untuk memberikan kepastian perlindungan Jaminan Kesehatan bagi masyarakat serta optimalisasi pelaksanaan Program JKN-KIS, untuk itu perlu adanya komitmen serta dukungan dari Pemerintah Daerah,”sebut Indra lagi.

Dalam kesempatan forum komunikasi tersebut, Indra Gunawan, berharap dan menyarankan agar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan saling berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sehingga dapat diterbitkan Peraturan Walikota yang baru terkait implementasi Inpres Nomor 1 Tahun 2022.

Dalam kesempatan temu forum komunikasi tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai, drg Harry Wibhawa, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan temu forum komunikasi itu.

Harie Wibhawa, mengatakan, untuk mewujudkan Jaminan Kesehatan yang diimpikan rakyat Indonesia, perlu adanya dukungan yang kuat dari Pemerintah Daerah kepada BPJS Kesehatan agar seluruh masyarakat khususnya di Kota Dumai dapat memiliki Jaminan Kesehatan (JKN).

“Untuk mewujudkan jaminan kesehatan yang diimpikan rakyat Indonesia, perlu adanya dukungan yang kuat dari Pemerintah Daerah kepada BPJS Kesehatan agar seluruh masyarakat khususnya di Kota Dumai dapat memiliki Jaminan Kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir jika harus mengakses layanan Kesehatan di Kota Dumai,” imbuh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Dumai ini.

Editor : Tambunan/rls

Related posts