UMUM

Ada Gudang CPO Ilegal Dekat Polsek Bukit Kapur, Kombes Teguh: Segera Tutup, Kalau Tidak Saya Sikat Semuanya

×

Ada Gudang CPO Ilegal Dekat Polsek Bukit Kapur, Kombes Teguh: Segera Tutup, Kalau Tidak Saya Sikat Semuanya

Share this article

DUMAI, (Detik12.com)– Aktivitas gudang penampungan CPO yang berada di daerah Bukit Kapur, tepatnya berdekatan dengan Mapolsek Bukit Kapur, Kota Dumai semakin merajalela dan terang-terangan beraktifitas. Bahkan pengusaha CPO ilegal ini tidak merasa takut dengan bebas beroperasi setiap hari.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau Kombes Teguh Widodo SIK ketika dikonfirmasi Detik12.com melalui telepon salulernya mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Saya sarangkan cepat tutup. Dari pada nanti kami yang tutup. Kalau tetap buka, jangan salahkan kami nanti, apabila anggota saya ke lapangan untuk mengecek gudang CPO ilegal tersebut masih juga buka ingat,” kata Kombes Teguh.

Kombes Teguh meminta supaya gudang CPO tersebut segera ditutup. Namun apabila tidak juga ditutup, pihaknya tidak segan-segan menutup paksa, dan pemiliknya siap kejalur hukum.

“Pokoknya kalau tidak ditutup juga dalam dekat ini kami akan tutun ke lokasi. Pasti saya sikat semua. Tidak ada yang boleh membuka usaha ilegal di Riau ini,” tambahnya lagi.

Berdasarkan pantauan Detik12.com di lapangan, Selasa (5/12/2023), di lokasi tersebut terlihat sejumlah mobil truk pengangkut CPO berhenti di dalam gudang yang diduga milik RJ Siregar.

Anehnya, lokasi tempat gudang CPO tersebut berada dekat dengan Mapolsek Bukit Kapur. Namun aktifitas gudang CPO ilegal itu tetap beroperasi lancar tanpa ada tindakan dari aparat penegak hukum, dalam hal anggota Polsek Bukit Kapur. Seolah-olah ada pembiaran atau petugas Polsek Bukit Kapur tutup mata.

Menurut informasi, gudang CPO ilegal tersebut menampung CPO dari puluhan unit mobil truk tangki CPO yang datang dari berbagai Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan tujuan Pelabuhan Dumai.

Menurut salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi gudang CPO ilegal itu mengaku, kalau gudang penampungan CPO itu adalah milik pria berinisial RJ.

Tak cuma itu, parahnya lagi di lokasi gudang CPO tersebut diduga ada aktifitas pengolahan limbah dengan cara dibakar, dan tentu saja bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan sekitar.

Salah seorang penjaga gudang ketika ditemui mengaku aktifitas pembakaran Miko tersebut dilakukan pada malam hari, agar tidak kelihatan oleh masyarakat.

Sementara itu, warga yang berdomisili di sekitar gudang CPO ilegal tersebut meminta agar pihak Polda Riau maupun Polres Dumai agar segera menindak dan menutup gudang CPO ilegal tersebut.

“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menutup gudang penampung CPO ilegal itu. Karena aktifitas gudang itu telah merusak lingkungan. Apalagi gudang digunakan untuk CPO ilegal,” ujar warga yang tidak mau disebut namnya tersebut.***

Armen