BeritaKriminalNEWS

Alamak!!! Pria Bercelana Loreng Mirip TNI AL Biarkan Mahasiswi Bersimbah Darah Usai Dijambret dan Tewas Bersama Adiknya

×

Alamak!!! Pria Bercelana Loreng Mirip TNI AL Biarkan Mahasiswi Bersimbah Darah Usai Dijambret dan Tewas Bersama Adiknya

Share this article
DETIK12.com– SM (20), mahasiswi UMSU korban perampokan tewas bersama adiknya MK (11) pada Sabtu (1/10/2022) di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kecamatan Medan Marelan.

Namun, usai dijambret, sebenarnya korban masih bisa diselamatkan.

Hanya saja, seorang pria bercelana loreng mirip TNI AL membiarkan mahasiswi UMSU ini tergeletak bersimbah darah di jalanan.

Pria bercelana loreng TNI AL ini adalah pengendara mobil BK 1322 DO, yang sempat disebut menabrak korban, ketika korbannya mengejar pelaku.

Menurut keterangan Putri, sepupu korban, sebelum SM dan adiknya MK dijambret, keduanya berangkat dari rumah untuk membeli makanan.

Di perjalanan, pelaku jambret berusaha merampas tas korban.

Karena korban tak ingin kehilangan barang berharganya, korban mengejar sambil teriak.

“Dia ngejar jambret itu,” kata Putri, Selasa (4/10/2022).

Saat korban mengejar jambret tersebut, muncul mobil hitam BK 1322 DO yang dikendarai seorang pria bercelana loreng mirip TNI AL.

Korban dan adiknya kemudian ditabrak. Adik korban berinisial MK disebut sempat masuk ke dalam kolong mobil.

Sementara SM, tergeletak dalam kondisi kritis.

Melihat kedua korban tergeletak di jalanan, warga yang ada di lokasi berusaha menolong.

Masyarakat sempat mendesak pria bercelana loreng mirip TNI AL itu agar membawa kedua korban ke rumah sakit.

Sayangnya, pria bercelana loreng mirip TNI AL itu ngotot tidak mau membawa kedua korban.

Pria cepak itu menolak, dan bahkan disebut sempat mengaku sebagai anggota TNI AL.

Setelah terjadi perdebatan panjang, barulah pria bercelana loreng mirip TNI AL itu membawa kedua korban ke rumah sakit.

“Kalau saja korban cepat dibawa ke rumah sakit saat itu, mungkin korban bisa diselamatkan,” kata Putri.

Terekam CCTV Rumah Sakit

Seperti dikutip dari Tribun-medan.com, wartawan sempat mendapatkan rekaman CCTV saat SM dan adiknya diantarakan ke rumah sakit.

Dari rekaman yang dilihat, tampak mobil hitam BK 1322 DO yang diduga menabrak korban tiba di depan rumah sakit.

Kemudian, terlihat sejumlah orang datang menghampiri mobil tersebut.

Lalu, keluar pria bercelana loreng mirip TNI AL dari dalam mobil. Pria itu pakai baju olahraga.

Pria tegap itu pun langsung masuk ke dalam rumah sakit, disusul sejumlah orang yang tadi datang menghampiri mobil.

Tak lama, mereka pun tampak keluar dan mendekati mobil hitam itu.

Hanya berselang beberapa detik, tampak seorang petugas membawa tempat tidur stretcher.

Kemudian, seorang sekuriti terlihat mencoba mengeluarkan korban dari dalam mobil dan dibantu dengan seorang pria.

Sekuriti itu tampak menggendong salah satu korban yang dalam keadaan tak berdaya, dan langsung menaikinya ke atas tempat tidur stretcher.

Ketika itu, warga yang berada di sana berdatangan menghampiri mobil hitam itu.

Pria berbadan tegap yang memakai celana TNI AL juga terlihat berbincang dengan para warga, sambil menopang pinggangnya.

Kemudian, petugas rumah sakit kembali datang dengan membawakan tempat tidur Stretcher, untuk mengangkat korban kedua.

Korban kedua pun dibawa masuk ke dalam rumah sakit.

Anak yang Baik

Sari Angelina (40), ibu korban masih belum percaya anak pertamanya SM (20) dan anak keempatnya MK (11) meninggal dunia di waktu yang sama secara tragis.

Sari mengaku, dirinya dekat sekali dengan kedua anak perempuan dan laki-laki nya ini.

Kedua anaknya ini pun dalam keseharian dikenal sebagai anak yang baik, dan sering membantunya berjualan.

Bahkan, anak perempuannya SM dikenal sebagai sosok yang cerdas dan mau belajar.

Ia mengatakan, anaknya SM berkuliah di dua kampus yang berbeda, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut) Fakultas Hukum dan Politeknik Pariwisata Medan.

“Kami sering main bersama, mereka pergi ke sekolah saya yang antar, kesehariannya sering sama saya, bantu saya jualan,” kata Sari kepada Tribun-medan, Selasa (4/10/2022).

Dikatakannya Sari bahwa, kedua anaknya ini pun selalu ikut dengannya ketika dirinya berpergian.

“Apa keperluannya, minta sama saya, antar sekolah sama saya. Saya pergi kesana kemari dia minta ikut,” sebutnya.

Selain itu, ibu tujuh orang anak ini menyebutkan, kedua anaknya ini merupakan anak yang selalu dimanja olehnya.

“Keduanya memang manja sama saya, kenapalah yang dekat sama saya harus meninggal,” ungkapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Diungkapkan Sari, momen-momen dirinya bersama dengan putri dan putranya itu akan selalu diingatnya dalam pikiran.

“Semua kenangkan ini, tentang makanan kesukaannya, dia suka kalau ngumpul-ngumpul gini, karena saudaranya jauh-jauh, tapi kadang saya sedih,” pungkasnya.***