BeritaHUKUMNEWS

Angkut Kayu Hasil Ilegal Logging, Mantan Polisi Ditangkap

×

Angkut Kayu Hasil Ilegal Logging, Mantan Polisi Ditangkap

Share this article

RIAU, (DETIK12.com)– Dua orang terlibat illegal logging (Illog) hasil menjarah hutan Giam Siak Kecil (GSK) diamankan. Salah satu pelaku mantan polisi.

Keduanya diamankan Jumat (24/3) pagi, di Jalan Pasar, Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Identitas kedua tersangka, Su (52) selaku pemilik kayu dan ST (59) pengangkut kayu yang merupakan seorang mantan polisi.

Barang bukti yang diamankan lebih kurang enam kubik kayu campuran, satu mobil  mitsubitsi cold diesel, satu unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter.

Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Dhovan Oktavianton menjelaskan, pengungkapan berawal informasi yang diterima dari masyarakat ada kegiatan aktivitas memuat kayu olahan di sungai dekat jembatan Desa Sadar Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

 

 

Sekitar pukul 02.00 WIB, Kapolsek Siak Kecil Ipda Alfan Nisfu Romadhoni St Rk memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Siak Kecil Aiptu Andi Manopo SH melakukan penyelidikan di lokasi.

Bersama tiga orang anggotanya, Kanit Reskrim mendapati aktivitas memuat kayu hasil olahan dari sungai ke atas mobil cold diesel.

Tak lama setelah diintai, truck cold diesel keluar dari lokasi tersebut dan saat melintas di jalan pasar Desa Sadar Jaya langsung ditangkap. “Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti diamankan di Polsek Siak Kecil, guna penyidikan lebih lanjut,” jelas Dhovan.

Ditanya status ST disebut sebagai mantan oknum polisi, Dhovan tidak menampiknya. “Sekarang dia bekerja wiraswasta,” ujar Dhovan.

Dalam perkara ini, kedua tersangka dijerat Pasal 83 ayat ayat 1 huruf b Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dengan Pasal 37 angka 13 ayat 1 huruf b Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia No 02 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja jo Pasal 88 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia No18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. ***

Kepada Seluruh Masyarakat, Jika memiliki informasi, dan menemukan kejadian/peristiwa penting, atau pelanggaran hukum, baik oleh warga atau pejabat pemerintah/lembaga/penegak hukum, silahkan mengirimkan informasi ke

Redaksi kami. Merupa narasi/tulisan, rekaman video/suara

ke No telepon/WA: 087839121212