BeritaNEWSRELIGI

BERITA VIRAL, Jelang Pesta Nikah Adat Batak Pengantin Wanita Kabur

×

BERITA VIRAL, Jelang Pesta Nikah Adat Batak Pengantin Wanita Kabur

Share this article

DETIK12.com – Heboh rencana pernikahan Megawati Sianipar pengantin wanita lantaran jelang acara pernikahan, Megawati Sianipar kabur menghilang entah kemana sehingga acara adat pernikahan batal dilaksanakan.

Atas peristiwa ini membuat laman Facebook, baik akun TikTok maupun Twitter dan group WhatsApp viral dihiasi berbagai komentar warga net.

Akibat kejadian langka ini nama Megawati Siburian menjadi perbincangan dan cacian warga net, karena Megawati Siburian kabur jelang pesta pernikahan dengan suaminya marga Sihombing.

Megawati Siburian setelah kabur tidak diketahui kemana. Baik pihak keluarga dari pengantin perempuan juga tidak mengetahui keberadaan anaknya (Megawati Siburian-red).

Pernikahan ala adat Batak ini pun batal terlaksana. Padahal, pihak keluarga pria telah membayar semua, mulai dari sinamot hingga biaya acara pesta.

Pernikahan Batak yang batal akibat pengantin wanita kabur ini terjadi di Cikampek, Karawang, Jawa Barat pada Sabtu (8/7/2023).

Berdasarkan informasi yang beredar, pengantin wanita bernama Megawati Siburian, kabur meninggalkan suaminya marga Sihombing.

Dikutip dari akun TikTok KingMora mengungkapkan bahwa pengantin wanita kabur tanpa diketahui keluarganya. Banyak yang mengatakan bahwa Megawati telah kabur ke Sumatera Utara, sebagaimana dilansir dari tribun-medan.com, Selasa (11/7/2023).

Pada video yang viral juga tampak rencana pelaksanaan pesta di salah satu gedung mewah tak bisa berjalan lantaran tidak ada pengantin wanita.

Sebelumnya, Megawati Siburian dengan Sihombing telah menjalani proses pernikahan di gereja.

Kaburnya Megawati Siburian membuat keluarga kedua belah pihak kalang kabut, sebab undangan sudah beredar dan konsumsi sudah disiapkan, serta gedung dan hiburan sudah disiapkan.

Para keluarga dari pengantin wanita turut malu. Wajah malu dan sedih terlihat jelas di wajah kedua orang tua pengantin perempuan dan juga abang kandung pengantin perempuan.

Atas peristiwa memalukan tersebut, membuat para orang tua kedua belah pihak seakan putus asa, dan pihak laki-laki menuntut ganti rugi pada pihak perempuan atas biaya yang sudah di keluarkan dalam persiapan acara pernikahan tersebut.

Pada akhirnya, gedung Istana Kana Cikampek yang rencananya untuk pesta pernikahan dijadikan untuk rapat dadakan soal biaya ganti rugi dari pihak pengantin perempuan.

Pada video yang beredar juga pihak perempuan meminta maaf pada pihak laki atas perlakuan kurang terpuji akan anak perempuannya.

“Saya tidak bisa bilang apa lagi, karena peristiwa ini telah membuat saya sangat terpukul dan malu,”ungkap keluarga pengantin wanita.

“Kami mohon maaf atas kelakuan anak kami, kamipun tidak mengetahui akan keberadaan anak kami hingga saat ini. Adapun tuntutan akan ganti rugi dalam biaya persiapan pernikahan ini, kami pun siap untuk mengganti” jawab pihak keluarga perempuan.

Atas peristiwa kaburnya pengantin perempuan, kerugian yang dialami oleh pihak laki-laki hingga ratusan juta.

Pihak laki-laki meminta dengan tegas uang sinamot atau mahar harus dikembalikan, karena sebelumnya, 99 persen uang sinamot/mahar sudah diterima sebesar Rp 23 juta, dan biaya konsumsi dan yang lainya itu harus di kembalikan oleh pihak perempuan.**