Editor’s Pick

”Chet WA Anggota” Modus Baru Wartawan Bodrex Mencari Cuan

×

”Chet WA Anggota” Modus Baru Wartawan Bodrex Mencari Cuan

Share this article

Detik12.com- Maraknya aktivitas wartawan dan LSM Abal” menjadi momok menakutkan dan bakal menjadi ancaman serius bagi Profesi mulia dan peluang besar terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Publik yang seyogianya berharap banyak kepada wartawan sebagai penyaji informasi kebenaran, selanjutnya, dengan adanya aktivitas wartawan abal-abal ini, justru jadi masalah baru bagi masyarakat.

Seiring kemajuan dunia informasi dan tehnologi informasi,  masyarakat harus mampu membedakan antara wartawan profesional dan wartawan abal-abal

Contohnya Di Dumai, baru baru ini viral sekelompok orang mengaku wartawan berkeliling daerah, seperti Dumai-Siak-Duri dan Bengkalis, kelompok tersebut mendatangi satu persatu titik titik yang mereka anggap Ilegal.

Berbekal kartu pers dan berseragam Aneh, dilokasi mereka pura pura memfoto dan memvideokan lokasi yang konon mereka anggap Ilegal.

Ciri ciri wartawan Bodrex tersebut mereka berkelompok, dengan bermodalkan rental mobil mereka mulai “menderen” dalam istilah wartawan.

Berbekal foto dan video oknum tersebut sudah menjadi modal untuk menakuti nakuti dan menggertak pengusaha dengan dalih mau melaporkan ke mabes Polri dengan maksud ingin “makan besar” atau “menyembelih” pengusaha.

Dan modus terbarunya adalah menunjukan Foto diri mereka bersama Pejabat,  menunjukan bukti Chet konon mereka kenal dengan anggota Polisi, hal tersebut diduga untuk lebih meyakinkan untuk menakuti calon mangsa.



“Ya, disini kita nilai standarnya, seharusnya kalau benar isi Chet WA mereka memang dari anggota polisi ya ngak perlu juga mereka secrenhot dan mereka sebarkan ke grup grup WA, apa gunanya dan tujuannya apa,” ucap Jhonn salah satu wartawan koran Harian di Dumai.

” Kita melihat sekarang modus wartawan bodrek ini sudah semakin berani demi mendapatkan uang,

Dan disini bisa kita nilai sendiri  standar ilmunya, mereka biasanya muncul di moment moment tertentu, seperti mau lebaran, atau tahun baru, dan rata rata dari luar daerah,” ujar jon.

Mereka ini biasa kita sebut wartawan “Dadakan”  nah modus mereka bermacam macam, ada yang sok sok akrab dan meminta dengan “memelas” dengan alasan beraneka ragam, biasanya mereka punya “kaki” di daerah yang akan mereka datangi, nah kaki tersebut lah yang memberi informasi.

“mereka mereka ini yang merusak citra wartawan, karna perbuatan mereka kita yang menyandang profesi ini jadi malu karna ulah mereka,” timpal jon


Yang pasti, konsekuensi dari penyimpangan oknum oknum yang mengatasnamakan wartawan  ini akan merugikan masyarakat.” Tutup jon.

Segala upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme yang dilakukan  pun, dinilai akan percuma, jika oknum ini masih mencari uang dengan cara seperti itu, dan bakal menjadi bibit baru bagi wartawan abal-abal ini jika tidak segera dibendung.

Kepada Seluruh Masyarakat, Jika memiliki informasi, dan menemukan kejadian/peristiwa penting, atau pelanggaran hukum, baik oleh warga atau pejabat pemerintah/lembaga/penegak hukum, silahkan mengirimkan informasi ke

Redaksi kami. Merupa narasi/tulisan, rekaman video/suara

ke No telepon/WA: 087839121212