Diminta Instansi Berwenang Audit Anggaran Revitalisasi Gedung Bank BRI Cabang Dumai

  • Whatsapp

DUMAI, Detik12.com – Instansi berwenang diminta investigasi proses lelang pembangunan gedung revitalisasi Bank BRI Cabang Dumai dan audit anggaran revitalisasi gedung Bank tersebut.

Hal ini diminta dilakukan mengingat adanya indikasi ketidaktransparanan atau terkesan tertutup dari pihak Bank BRI Cabang Dumai soal besaran anggaran untuk revitalisasi gedung Bank BRI Cabang Dumai yang dibangun 3 lantai oleh pihak kontraktornya PT Arnesindo Global Solution (AGS).

Read More

Adanya indikasi ketidaktransparan dari pihak Bank BRI Cabang Dumai soal nilai anggaran revitalisasi gedung Bank BRI Cabang Dumai saat dipertanyakan media ini tentunya mengundang tanya ada apa sebenarnya dengan anggaran pembangunan gedung Bank BRI dimaksud.

Dimana sebelumnya, media ini mencoba konfirmasi Kepala Kantor BRI Cabang Dumai, M Alfi Syahrin, melalui Supervisor Bidang Umum, Novi. Namun Novi mengaku tidak tahu dan juga menyebut tidak ada kewenangan dia untuk menyampaikan soal anggaran revitalisasi sebagaimana dikonfirmasi awak media ini.

Menurut Novi lebih lanjut menjelaskan, ada prosedur media soal konfirmasi berapa anggaran revitalisasi gedung Bank BRI tersebut.

Awak media ini kata Novi, harus buat surat konfirmasi resmi tertulis ke pihak Bank (Bank BRI Cabang Dumai-red) lalu pihak BRI Cabang Dumai layangkan konfirmasi dimaksud ke kantor pusat, jelas Novi.

Oleh karena adanya indikasi ketidaktransparan soal nilai anggaran revitalisasi gedung Bank BRI Cabang Dumai dari pimpinan Bank BRI ini maka hal ini diminta kepada pihak berwenang atau instansi terkait untuk melakukan investigasi, baik terhadap proses lelang pembangunan gedung Bank BRI Cabang Dumai maupun terkait besaran dana yang dianggarkan revitalisasi gedung Bank yang di bangun 3 lantai.

Tidak hanya itu saja, sejumlah kalangan di Kota Dumai juga meminta aparat terkait untuk meminta penjelasan pihak kontraktor (AGS) maupun pihak Bank BRI Cabang Dumai terkait penyebab adanya sejumlah titik dinding gedung yang mengalami keretakan.

Penulis : Tambunan

Related posts