HUKUMLIFESTYLE

DUH! Adik Kakak Ini Diamankan Polisi, Ini Kasusnya

×

DUH! Adik Kakak Ini Diamankan Polisi, Ini Kasusnya

Share this article

ROHIL, detik12.com – Miris, dua wanita kakak adik ini terjerembab dengan hukum setelah Polisi Polsek Pujud jajaran Polres Rokan Hilir (Rohil) mengamankan dan menahan kakak adik ini berinisial SA (28) dan SI (24).

Kedua kakak adik ini merupakan warga Jalan Putri Hijau, Pasar Siti Maryam, Kepenghuluan Siarang-arang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rohil.

Ternyata kedua kakak adik ini diamankan aparat kepolisian setelah diduga sebagai pemakai dan pengedar sabu-sabu bahkan satu diantaranya adalah residivis.

Pasca SA dan SI ditangkap, turut diamankan beserta barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dengan seberat 38.32 gram berhasil diamankan petugas.

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, SH SIK MSI, Minggu (6/8/2023), ketika dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Rohil, AKP Juliandi SH, membenarkan adanya penangkapan kedua tersangka narkoba tersebut.

Juliandi menjelaskan, kronologi pengungkapan kasus ini, berawal dengan digelarnya patroli karhutla oleh personel Polsek Pujud di seputaran Kelurahan Pujud Selatan, akan tetapi di situ personel melihat dua wanita berboncengan mengendarai sepeda motor keluar dari dalam kebun kelapa sawit.

Kemudian personel sempat bertanya perihal keberadaan keduanya di daerah kebun kelapa sawit tersebut, dan keduanya menjawab baru saja dari rumah teman.

Merasa curiga kemudian petugas mengikuti kedua pelaku dari belakang dan saat melintas di TKP yang ada di depan Mapolsek Pujud anggota langsung menghentikan laju kendaraan yang dikendarai keduanya.

Saat diberhentikan salah seorang pelaku SA, mencoba melarikan diri, melihat hal tersebut personel mengejar SA sambil berteriak memanggil personil lain yang standby di Mapolsek Pujud.

Salah seorang petugas melihat 1 bungkus plastik berisikan diduga narkotika jenis sabu.

Kemudian dengan dibantu oleh personel lainnya, kedua nya beserta barang berhasil diamankan dan dibawa ke Kapolsek Pujud.

Setelah dilakukan interogasi diperoleh keterangan dari pelaku SA bahwa Rabu 02 Agustus 2023 sekitar pukul 15.00 WIB ditelpon P (dalam lidik) yang dikenalnya saat di dalam Lapas Bagansiapiapi dengan perkara narkotika jenis sabu.

Yang mana pria berinisial P ini menawarkan pelaku SA untuk mengantarkan narkotika jenis sabu kepada FS ( dalam lidik) yang berdomisili di Balam dengan upah uang DP sebesar Rp 200.000,- dan juga narkotika jenis sabu untuk dikonsumsinya, dan pelaku SA menerima tawaran saudara P tersebut.

Pada hari Kamis (3/8/2023) narkotika jenis sabu dikirim P melalui mobil travel dengan modus paketan kardus berisi baju-baju bekas sudah tiba dipujud dan meminta pelaku SA untuk menjemput paketan narkotika jenis sabu tersebut kemudian pelaku SA mengajak adik kandungnya SI untuk menjemput paket tersebut.

Setelah memperoleh paketan tersebut kemudian kedua pelaku membawa paketan tersebut ke sawitan di daerah Pujud Selatan dan membuka paketan tersebut.

Setelah dibuka terdapat satu bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dan pelaku SA sempat mengonsumsi narkotika jenis sabu upah yang diberikan P kepadanya.

Bersama dengan seorang laki-laki berinisial A (dalam lidik) yang diundangnya, sementara pelaku SI hanya melihat saja, dan setelah itu hendak pulang ke Siarang-arang, tepatnya di depan Polsek Pujud tersangka diamankan.

Barang bukti yang diamankan berupa 1 plastik bening berisikan diduga berisikan narkotika jenis sabu, uang tunai Rp 35.000, 1 kotak susu formula merk SGM, 1 unit handphone, 1 unit sepeda motor,1 buah kardus karton yang ditempel nama & alamat penerima an. Susi, 2 helai celana jeans pendek, 1 helai celana jeans panjang,1 helai celana karet hitam panjang dan 2 helai baju kemeja putih.

Hasil tes saudari SA positif Sabu, hasil tes urine saudari SI negatif, Pasal yang dipersangkakan, Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) Jo Pasal 131 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.**