Editor’s Pick

Ilegal loging di kawasan Sungai Sembilan lalu Lalang Tampa ditindak pihak Berwajib

×

Ilegal loging di kawasan Sungai Sembilan lalu Lalang Tampa ditindak pihak Berwajib

Share this article
detik12.com – Kasus pembalakan liar atau aksi illegal logging kian merajalela di Bulualo kecamata sungai sembilan kota Dumai hingga saat ini masih berjalan lancar.
Ironisnya, para pelaku pembalakan pun terlihat tak punya rasa takut dan jera dalam melakukan aktifitasnya. Sayangnya Pemerintah Dan penegak hukum, justru terkesan tutup mata akan hal tersebut.
Amatan media ini, sejumlah wilayah di sungai sembilan dan wilayah hutan di perbatasan Dumai– rohil kini kian tidak terkendali,mulai dialih fungsikan sebagian hak kelolan sendiri hingga perambahan dan pembalakan hutan untuk dijadikan ajang bisnis oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Salah satu dari Tokoh Pemuda masyarakat di kelurahan tanjung penyembal mengatakan, perambahan hutan di sungai sembilan sebelumnya sudah terhenti, tapi sekarang sudah mulai beraktivitas kembali.
“ ya coba aja cek dilapangan kira kira magrib, mereka lalu lalang membawa kayu ilegal loging hasil Penebangan liar, kabarnya pemain sekarang adalah pemain baru, dan mereka terlihat lebih berani,” ujar ID.
” coba lihat di lahan pertanian di kawasan hutan dan cagar alam dalam kondisi yang memprihatinkan dan hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari pemerintah,” tutur narasuber.
Warga sungai sembilan juga mendesak agar hal ini harus diseriusi oleh instansi terkait sebab dapat berdampak buruk bagi kelangsungan hidup masyarakat.
“ ramainya hilir mudik mobil pembawa kayu pada waktu sore sudah menjadi hal biasa sekarang,. kami selalu melihat kayu diangkut setiap harinya mengunakan gerobak yang ditarik dengan mobil zep dan helax di simpang pulai pada sore dan malam hari,” terangnya kepada sejumlah wartawan Detik12.com.
“Sebenarnya kalau pihak berwajib mau menindaki mereka ( pembalak, red) pasti kami dari masyarakat bersedia memberi informasi, Hal ini berupaya demi mencegah semakin maraknya kerusakan hutan,” tutupnya.