Innalillahi!!! Sempat Foto Kenang-kenangan, Seorang Lagi Jamaah Haji Kampar Wafat di Mekah

  • Whatsapp

KAMPAR, (DETIK12.com)– Kabar duka kembali melanda jamaah haji asal Kabupaten Kampar. Seorang jamaah asal kelompok terbang (kloter) 05 Debarkasi Batam (BTH) H Tuongku Razai Marusin Jali mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit An Nur Arab Saudi (Kota Mekkah Al-Mukarromah).

Read More

Demikian disampaikan Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Zulfaimar SAg MAP, Kamis (14/7/2022).

Fuadi mengatakan, H Tuongku Razai Marusin Jali ini wafat Rabu (13/7) siang pukul 12.00 WAS (Waktu Arab Saudi). Almarhum Razai ini tergabung dalam rombongan 4 regu 15, dengan nomor porsi 0400081871, nomor passport C6692869.

Lebih lanjut Fuadi menjelaskan, almarhum Razai beralamat di Jalan Raya Pekanbaru Bangkinang, RT 01/RW 01, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Almarhum meninggal dunia karena komplikasi dan diabetes.

Menurut informasi yang didapat pihak Kemenag dari Ketua Kloter 05 Embarkasi Batam atau Kloter 2 Embarkasi Haji Antara (EHA) Pekanbaru Syamsuatir, bahwasanya Razai masih bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji mulai dari wukuf di Padang Arafah, mabid di Musdalifah bahkan untuk melontar jumrah.

“Beliau sengaja mengambil nafar tsani dengan semangat yang tinggi. Tidak ada tanda apa–apa yang dilihat, bahkan sore beliau masih tampak segar dan menurut pengakuan istri beliau Hj Sariado Binti Taliali Picak, Razai sengaja meminta untuk di fotokan sebagai kenang-kenangan bagi anak-anak beliau,” ungkapnya.

Tadi malam beliau langsung drop dan kami langsung merujuknya Ke RS An Nur. “Beliau wafat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan dikuburkan di pemakaman Sharaya,” jelas Syamsuatir.

Oleh karena itu, Kemenag Kampar mangucapkan innalilahi wainnailaihi rojiun dan turut berduka cita atas wafatnya jamaah haji, Razai.

“Semoga Almarhum diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan ditempat yang mulia. Kepada keluarga yang ditinggal, diberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian yang diberikan oleh Allah Swt. Yakinlah, inilah jalan yang terbaik diberikan oleh Allah Swt,” pungkas Fuadi.***

Related posts