DUMAIKESEHATANLIFESTYLE

Jenazah Kapten Kapal MT Mega I Warga Negara Korsel Diautopsi

×

Jenazah Kapten Kapal MT Mega I Warga Negara Korsel Diautopsi

Share this article

DUMAI, Detik12.com – Jenazah Kapten Kapal MT Mega I, Yi O Hui, warga negara Korea Selatan yang meninggal di Kapal tempat dia bekerja saat sandar di Dermaga Pelindo Dumai diberangkatkan ke Pekanbaru untuk dilakukan Outopsi, Rabu (5/7/2023) sekitar pukul 07.00 Wib pagi.

Hal ini di benarkan Agen Pelayaran PT Garuda Unggul Nasional (GUN), Delmi, saat dihubungi Crew detik12.com, lewat nomor WhatsAppnya, Kamis (6/7/2023).

“Jenazah dibawa pengurus ke Pekanbaru untuk di autopsi. Berangkat dari Dumai tgl 05 Juli 2023, jam 15.40 Wib kemarin. Sekarang jenazah di urus pengurus yang di tunjuk perusahaan dan keluarga. Saat ini Posisi di Pekanbaru”, imbuh Delmi.

Diakui Delmi, Kapten Kapal Motor Tangker (MT) Mega I yang meninggal di kapal tidak ditemukan adanya perbuatan tindak pidana. Artinya dipastikan Kapten Kapal meninggal murni karena sakit yang dialaminya.

Hingga berita ini dilansir, media ini belum mendapatkan informasi resmi soal proses dan apa hasil outopsi jenazah dimaksud.

Sebelumnya dilansir Seputarriau.co, Selasa 4 Juli 2023, bahwa Kapten kapal MT Mega I, bernama  Yi O Hui, merupakan warga negara Korea Selatan (Korsel) ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan terbujur kaku di dalam kamar kelasnya diatas kapal MT Mega I  yang sandar di Dermaga B Pelabuhan PT Pelindo Dumai, Selasa (4/7/2023), pukul 07.00 Wib pagi.

Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian KSKP telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi pihak kapal diantaranya keterangan saksi dari Vanji Kharisma Sagara selaku Muallim 3 kapal MT Mega I.

Menurut saksi Vanji Kharisma Sagara, bahwa pada tanggal 30 Juni 2023 sekitar Pukul 15.00 Wib, Kapal MT Mega I sandar di Dermaga B Pelabuhan PT Pelindo Dumai untuk melakukan loading CPO dari PT PAA (Pelita Agung Agrindustri) ke Kapal MT Mega I.

Dan kemudian pada hari itu juga Tanggal 30 Juni 2023 sekitar pukul 17.00 Wib, Kapten Kapal Yi O Hui ingin berobat karena sakit gigi dan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak agen Pelayaran PT Garuda Unggul Nasional (GUN) untuk minta diantar kan berobat ke Dokter gigi.

Oleh pihak Agen Pelayaran, Yi O Hui di hantarkan berobat ke Dokter gigi yang ditemani oleh perwakilan dari pihak agen Pelayaran PT GUN bernama Hendra ke klinik Iga, kemudian usai berobat gigi tersebut Kapten Yi O Hui diantar kembali ke kapal MT Mega I yang sandar di Dermaga B Pelindo Dumai.

Dan semenjak kembali ke kapal dari berobat sakit gigi di Klinik Iga, Yi O Hui datang dalam keadaan sempoyongan dan kurang berselera makan serta tidak semangat lagi dalam melakukan rutinitas didalam Kapal.

Kemudian pada hari Selasa 4 Juli 2023 pukul 07.00 Wib, menurut saksi yang lain bernama Choi Jeongpil, jabatan Chif Officer/Mualim 1, Yang Youn Jae, Jabatan Chif Engeeneer/KKM ( Kepala Kamar Mesin ) dan Vanji Kharisma Sagara, Mualim 3 di kapal MT Mega 1 menemui dan membuka pintu Kamar Kapten/Master Kapal MT Mega I, YI O HUI karena setelah ditelepon berkali-kali Yi O Hui tidak mengangkat guna untuk mengkonfirmasi terkait pembayaran gaji ABK Kapal yang akan pulang kampung.

Namun setelah dilakukan pembukaan pintu kamar kapten/Master Kapal MT.Mega I didapati bahwa Kapten Kapal MT.Mega 1, YI O HUI sudah tidak bernafas lagi maka kemudian saksi 1 dan saksi 2 melakukan pompa Jantung untuk tindakan melakukan penyelamatan namun Kapten Kapal YI O HUI sudah tidak bergerak lagi .

Selanjutnya pihak kapal MT.Mega I menghubungi pihak Agen Kapal PT Garuda Unggul Nasional, kemudian pihak agen kapal menghubungi pihak KKP (Kantor Kesehatan pelabuhan) Kota Dumai.

Setelah menerima laporan, pihak KKP Kota Dumai yang dipimpin Abdi Chandra, tiba di Lokasi Kapal MT.Mega I dan didapati kalau Kapten Kapal MT.Mega 1 telah meninggal Dunia kemudian korban langsung di Evakuasi dengan menggunakan mobil Ambulance milik KKP ke RSUD Kota Dumai dan jenazah ditempatkan di ruangan Kamar Mayat RSUD Kota Dumai.

Setelah mendapatkan proses di RSUD Dumai, jenazah kapten kapal MT Mega I tersebut telah diberangkatkan ke rumah sakit di Pekanbaru untuk dilakukan Outopsi.**