Editor’s PickEKONOMI

Kasi KESBEL: Yuzirwan,Pengelola RoRo Jangan Bandel

×

Kasi KESBEL: Yuzirwan,Pengelola RoRo Jangan Bandel

Share this article

Detik12.com Dumai-Pihak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai melalui kasi Keselamatan Berlayar (KESBEL) Yuzirwan mengingatkan berkali kali, pihak operator Kapal Roro Dumai-Rupat jangan sampai kelebihan kapasitas.

Mereka harus mengikuti aturan pelayaran demi keselamatan para penumpang. Kelebihan kapasitas penumpang tentu berdampak pada keselamatan saat berlayar.

Namun hal itu walau berkali kali di sampaikan tidak membuat pihak pengusaha kapal roro jera, dan bahkan hal tersebut tidak membuat surut niat pengusaha kapal untuk meraup keuntungan lebih dari momen natal dan tahun baru dari menambah kapasitas muatan.
Hal tersebut jelas jelas membahayakan keselamatan penumpang kapal tersebut.

Padahal muatan kapal roro KM Suwarnadarma dari penjelasan kepala Pelayanan dirjen perhubung darat di Dumai M Sihahaan, untuk roda empat cuma 5 Truk, 10 mobil biasa dan untuk roda dua maksimal 30 unit saja 117 penumapang.

Melalui lnfestigasi Detik12.com dilapangan mendapati hal berbeda, hari Selasa (24/12/2018) terlihat mobil dan truk terhitung jelas melebihi kapasitas, dua jenis mobil tersebut berjumlah 18, berarti sudah melebihi 2 unit dari 16 unit yang di izinkan.

Kasi KESBEL Yuzirwan ketika di konfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan,” ya kita sudah mendengar terkait adanya kelebihan muatan, dan hal ini sudah kita sampaikan kepada pihak kordinator mereka dan segera kita panggil untuk memberi keterangan terkait perkara tersebut,” ujar orang yang akrab disapa bang Iwan.

Penulis : Armen

Kepada Seluruh Masyarakat, Jika memiliki informasi, dan menemukan kejadian/peristiwa penting, atau pelanggaran hukum, baik oleh warga atau pejabat pemerintah/lembaga/penegak hukum, silahkan mengirimkan informasi ke

Redaksi kami. Merupa narasi/tulisan, rekaman video/suara

ke No telepon/WA: 087839121212

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *