Kirim Puluhan Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia, Warga Kota Dumai Ditangkap Anggota Satreskrim Polres Bengkalis di Pelintung

  • Whatsapp
BENGKALIS, (DETIK12.com)– Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis bersama anggota Polsek Bukit Batu berhasil menggagalkan pengiriman 43 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh dan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) untuk diberangkatkan ke Malaysia sebagai calon Pekerja Migran Ilegal (PMI) di Desa Tanjung Leban, Kecamatab Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Selasa (27/9/22).

Selain mengamankan puluhan calon PMI tersebut, polisi juga menangkap seorang terduga pelaku yang bertanggungjawab, yakni berinisial ED (22), warga Desa Selinsing Kota Dumai.

Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza SIK membenarkan diamankannya puluhan calon PMI ke Malaysia serta diringkusnya seorang tersangka yang bertanggungjawab itu.

Read More

“Satu orang yang diduga pelaku yang melakukan penampungan atau perekrutan dan pemberangkatan WNA Bangladesh sebanyak 43 orang dan WNI 10 orang ke Malaysia melalui jalur laut,” ungkap AKP Reza, Selasa (27/9/22) malam kepada wartawan seperti dikutip dari riauterkini.com.

Ditambahkan AKP Reza, sebelum terungkap, pada Selasa (27/9/22) sekitar pukul 08.50 WIB anggota Polsek Bukit Batu menemukan WNA Banglades dan WNI tersebut di pesisir pantai Desa Tanjung Leban.

Kemudian setelah dilakukan interogasi, calon pekerja itu menyebutkan, bahwa yang menampung mereka adalah tersangka ED. Dan ED berhasil diamankan di Pelintung.

Petugas juga menemukan barang bukti, berupa dua unit HP, dan 43 lembar foto copy paspor WNA Bangladesh.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), (2) UU Negara RI Nomor 21/ 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pasal 120 ayat (1) UU Negara RI Nomor 6/ 2011 tentang Keimigrasian.

Puluhan calon tenaga migran ke Malaysia itu, selanjutnya diamankan di Markas Polres Bengkalis untuk menunggu langkah lebih lanjut.***

Related posts