Laka Kerja TA Kilang Pertamina RU II Dumai Diduga Tidak Dilaporkan

  • Whatsapp

DUMAI, Detik12.com – Informasi soal adanya kecelakaan kerja TA di Kilang PT Pertamina RU II Dumai menjadi sorotan publik akibat adanya indikasi kalau kasus kecelakaan kerja (laka kerja) tersebut ditutup-tutupi atau diduga tidak dilaporkan ke pihak instansi terkait.

Dimana sejak pekerjaan Turn Around (TA) di Kilang Pertamina RU II Dumai menyerap ribuan tenaga kerja, dikabarkan sudah ada 3 kali laka kerja hingga menelan korban meninggal dunia.

Read More

Namun terkait soal kebenaran informasi adanya laka kerja hingga 3 kali di kilang sejak dibukanya TA mayor skala besar di kilang Pertamina Dumai, korban meninggal juga disebut-sebut sudah berjumlah 3 orang.

Adanya informasi dari laka kerja disebut ada 3 orang meninggal dengan kejadian laka kerja waktu berbeda, media ini pun belum pernah memperoleh klarifikasi resmi dari pihak Pertamina.

Media ini sudah mencoba konfirmasi dengan Unit Manger Communication dan Relation & CSR PT Pertamina RU II, Brasto Galih Nugroho, soal kebenaran laka kerja, namun Brasto terkesan tidak bersedia memberikan penjelasan atau klarifikasi.

Akan tetapi setelah Brasto Galih Nugroho, kembali dikonfirmasi, Brasto hanya menjawab singkat saja dengan menyebut “Terimakasih, kami cek informasi tersebut”, kata Brasto.

Namun setelah Brasto diulang dikonfirmasi detik12.com soal jawabannya menyebut akan mencek kebenaran informasi laka kerja tersebut, Brasto tidak kunjung memberikan jawaban lagi.

Sementara itu, soal adanya laka kerja TA di Kilang Pertamina Dumai dibenarkan pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau yang berwenang melakukan penanganan dan pengawasan laka kerja di perusahaan di Dumai namun diakui pemberitahuan tidak ada diterimanya.

“Sama saya belum ada laporan pak, tapi bisa saja langsung dilaporkan ke kantor dinas”, ujar Koordinator Satuan Pelaksana Tugas Disnaker Kota Dumai, Agustiawirman, saat dihubungi detik12.com lewat nomor WhatsAppnya.

Menurut Agustiawirman mengakui, bahwa dia (Agustiawirman-red), sudah memperoleh informasi pasti soal adanya laka kerja dimaksud. Namun diakuinya baru satu informasi kejadian laka kerja yang diterimanya.

“Ada a1 informasi laka kerja, korbannya meninggal dunia di rumah sakit Pekanbaru. Ini lagi didalami”, imbuh Agustiawirman kepada detik12.com sore tadi, Selasa (10/11-2020), sembari menyebut akan meminta pihak Pertamina RU II Dumai membuat laporan tertulis.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai, Ikmalsyah, saat dihubungi media ini secara terpisah menyebut biasanya pihak mereka (maksudnya vendor pemberi kerja atau Pertamina-red) langsung menghubungi petugas bidang pelayanan kami, karena rumah sakit mitra BPJS Ketenagakerjaan sebagai pusat pelayanan kecelakaan kerja.

“Silahkan untuk konfirmasi lebih lanjut petugas kami”, ujar Ikmalsyah mengarahkan media ini.

Namun petugas yang bersangkutan atau yang membidangi kecelakaan kerja di BPJS Ketenagakerjan Cabang Dumai dikonfirmasi, petugas tersebut belum ada memberi jawaban.

Penulis : Tambunan

Related posts