Lama Main Kucing Kucingan, Mafia Bawang Merah Akhirnya Ditangkap Warga Dumai

  • Whatsapp

DUMAI, DETIK12.COM — Sepandai pandai tupai melompat, satu saat pasti terjatuh ketanah.Kemungkinan peribahasa ini cocok kepada ulah oknum mafia bawang merah yang di tangkap dan diamankan warga Dumai baru baru ini

Fakta masih adanya kegiatan infortir bawang ilegal di Kota Dumai terungkap saat beberapa orang warga curiga terhadap iring iringan mobil truk Colt Diesel yang saat itu sedang melintas di daerah Purnama Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai

Read More

Atas kecurigaan warga, mobil pun diberhentikan dan supir di suruh warga untuk turun.Setelah diperiksa ternyata muatan mobil adalah bawang merah asal luar negeri.Mengetahui muatan mobil tersebut bawang ilegal kemudian mobil beserta muatannya ditahan warga

Kemudian seorang pria paruh baya, kurus tinggi dan berambut putih (uban.red) ber inisial S tiba tiba muncul dan mengaku kalau dia sebagai pemilik kapal.Awalnya S tidak mengaku siapa pemilik bawang ilegal yang sesungguhnya.

Namun setelah di desak warga, akhirnya S buka bicara dan mengakui kalau pemilik bawang ilegal tersebut adalah bernama Ameng (Amin Arang.red).Kemudian S mengutarakan, bahwa bawang yang dibawa itu awalnya sebanyak dua mobil.Namun menurutnya mobil yang satu lagi telah sempat lolos membawa bawang ke arah Jalan Sultan Hassanudin/ Ombak.

Pada kesempatan itu S menurut sumber sempat meminta kepada masayarakat dan pemuda setempat untuk melakukan perundingan bersama sesorang bernama S juga.Namun oleh masyarakat menolak ajakan musyawarah haram tersebut.

Selain Ameng ( toke arang ) dan S,  Apeng juga disebut-sebut memiliki kaitan kuat atas aktifitas bawang illegal di kota Dumai.

Bahkan dari berbagi informasi yang di himpun dari sumber, Ameng dan  Apeng disebut sebut sebagai pememilik dan  pengendali penyeludupan barang-barang ilegal dari malaysia terutama bawang. Dan kedua nama tersebut diatas menurut sumber masih memliki hubungan keluarga.

” Menurut informasi, kedua bersaudara ini sudah lama melakukan aktifitas penyeludupan bawang merah dan putih dari Negara Malaysia ke Kota Dumai.” Ujar sumber yang tidak di sebut namanya kepada detik12.com di Jalan Kelakap Tujuh

Aktifitas penyeludupan bawang ilegal  tersebut menurut sumber  disinyalir selalu luput dari penindakan hukum.Hal tersebut menurut sumber di buktikan dengan nihilnya penindakan mulai dari Januari 2020 hingga saat ini.Sementara aktifitas penyeludupan bawang merah tersebut menurut sumber tetap berjalan lancar.

Sejauh ini Crew detik12.com belum berhasil konfirmasi kepada oknum oknum aparat / instansi berwenang terkait aktifitas dugaan penyeludupan bawang merah dan bawang putih ke Dumai.

Penulis : Mulak Sinaga

Related posts