Melalui WhatsApp, Penipu Catut Nama Kasi Intel Kajari Kampar Untuk Minta Uang

  • Whatsapp
BANGKINANG, (DETIK12.com)– Modus penipuan online yang mengatasnamakan orang-orang penting memang sudah menjadi hal yang tidak mengherankan lagi dikalangan para pejabat pemerintah. Kali ini Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, mengalami hal tersebut. Kejadian ini terjadi, Rabu (28/9/2022).

Pesan berantai yang melalui akun media sosial, WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Seksi Intelijen Kejari Kampar, Rendi Winata SH, mengirimkan pesan kepada beberapa OPD dan Kolega Kampar.

Akun WA tersebut berisikan pesan yang memuat permintaan yang harus dipenuhi. Seperti meminta uang dan lain-lainnya.

Read More

Modus permintaan itu akan digunakan untuk memuluskan suatu kasus yang akan diproses oleh pihak penegak hukum Kejari Kampar.

Kasi Intel Kejari Dumai, Rendi Winata SH membenarkan bahwa ada oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk melakukan penipuan.

Ia mengatakan, aksi penipuan itu sudah berlangsung beberapa hari belakangan ini.

Rendi Winata menghimbau kepada seluruh perangkat OPD beserta pihak yang terkait agar tidak percaya dengan modus yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Ini sudah terjadi beberapa hari yang lalu, saya minta semua pihak jangan ada yang percaya apabila ada oknum yang mengatasnamakan nama saya. Apalagi ada permintaan,” kata Rendi.

Kasi Intel ini juga mengaku persoalan ini sudah disampaikan langsung oleh pimpinannya kepada dirinya, penyampaian itu dilakukan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Menyikapi hal tersebut, Rendi menegaskan bahwa nomor WA yang digunakan oleh oknum itu bukanlah nomor yang dimilikinya.

Ia meminta agar seluruh masyarakat untuk berhati-hati, karena modus tersebut merupakan tindakan penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Jangan percaya apabila ada yang mengatasnamakan saya, itu merupakan tidak benar alias Hoax,” terang Rendi.

Sebagai informasi, modus oknum yang mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Kampar telah terjadi. Untuk lebih meyakinkan korban, pelaku juga memasang foto profil seorang Jaksa.

Beberapa korban, Kepala Sekolah dan OPD hampir saja tertipu oleh oknum tersebut.

Pelaku melakukan modus dengan menggunakan nama Kasi Intel untuk meminta sesuatu yang berkaitan dengan suatu perkara di Kejari Kampar.***

Related posts