BeritaLINGKUNGANNEWS

Pantai Rupat Utara Surga Tersembunyi di Selat Melaka

×

Pantai Rupat Utara Surga Tersembunyi di Selat Melaka

Share this article

DETIK12.com– Pemandangan indah sembari menikmati desiran angin dan ombak menggulung tepian pantai pasir putih. Membuat pengunjung yang datang ke Pantai Rupat Utara selalu ingin kembali lagi.

Seperti yang diungkapkan Armen Johar, salah seorang warga Dumai, yang pada hari Sabtu (18/03/2023) lalu membawa rekan kerjanya  untuk melihat indahnya pantai di Pulau Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, atau di kampung halaman istri tercintanya di Tanjung Rhu.

Menurut Armen, semua wisatawan yang datang ke pantai yang ada di Pulau Rupat Utara pasti kagum dengan keindahan Pantai Rupat Utara. Apalagi sekarang ini sudah banyak penginapan di tepi pantai.

Untuk menuju ke Pulau Rupat, kata Armen lagi, para wisatawan harus menggunakan kapal Roro tujuan Dumai-Tanjung Kapal.

“Subhanallah pantainya indah sekali, bisa melihat sunset dan sunrise, rasanya seperti melihat surga. Terbayar capek perjalanan dari Dumai ke Pulau Rupat. Apalagi waktu melihat pantai dan laut, suasana aman dan nyaman, masyarakat di sini juga sopan dan ramah,” ungkap Dedi Iswandi, salah satu rekan Armen yang tak henti-hentinya berdecak kagum.

Pantai yang ada di Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau merupakan destinasi wisata yang menawan di daerah ini, bahkan menurut informasi pemerintah telah menetapkan Pulau Rupat Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Wisatawan yang datang ke pantai Rupat Utara mulai dari lokal hingga manca negara Asia dan Eropa. Namun mayoritas berasal dari luar daerah. Hal tersebut seharus menjadi tantangan pemerintah pusat hingga daerah untuk mempersiapkan inftrastruktur pendukung yang memenuhi standar,” kata Armen Johar.

“Saat ini banyak yang harus dibenahi, seperti  jalan yang rusak, transaksi perbankkan yang masih terbatas, serta jaringan telekomunikasi yang kurang lancar disebabkan sinyal yang kerap hilang,” ungkap Armen, yang mengaku sering bolak balik Dumai-Pulau Rupat, sehingga ia mengetahui betul kondisi kampung dari ibu anak-anaknya.

Untuk menuju ke destinasi wisata Rupat Utara dapat ditempuh melalui jalur darat dan laut. Jika ditempuh dari Dumai memakan waktu sekitar 1,5 jam.

“Jalur darat menggunakan kapal Roro Dumai ke Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, penyeberangan sekitar  20 menit. Lalu menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua menuju pantai, dengan waktu jarak tempuh sekitar 2 jam. Jika melalui jalur laut dapat menggunakan sped boat rute Dumai ke Tanjung Medang, waktu tempuh sekitar 1,5 jam lebih,” rincinya.

Pantai Rupat Utara yang masih alami dan nyaman memiliki keunikan tersendiri, pasirnya putih bersih dan tidak lekat ketika dipijak. Kemudian  jarak antara bentangan garis pantai sampai ke bibir surut sangat luas dan dangkal mencapai 2 kilo meter lebih.

“Berbeda dengan pantai yang ada di daerah Indonesia lainnya, pasirnya jika diinjak tidak lengket di kaki kita. Selain itu yang membuat wisatawan nyaman bermain-main di pantai ini yaitu garis pantainya sangat luas,” ujar Faisal Sikumbang,  yang mengaku baru pertama kali berkunjung ke Pulau Rupat Utara.

Armen juga menuturkan, Rupat Utara memiliki 8 pantai yang indah terbentang sepanjang 17 kilometer.

Mulai dari Pantai Teluk Rhu, Pantai Mercusuar atau Pantai Tanjung Jaya, Lalu Pantai Pesona, Pantai Tanjung Lapin, kemudian Pantai Desa Putri Sembilan, Pantai Kadur, Pantai Lohong, hingga Pantai Ketapang.

Keindahan Pantai Rupat Utara ini tidak kalah dengan pantai-pantai di Pulau Bali. Ada beberapa pantai yang menjadi favorit wisatawan, Pantai Pesona dan  Pantai Tanjung Lapin, Pantai Ketapang serta Pantai Tanjung Rhu. Pantai ini sudah memiliki infrastruktur wisata yang memadai.***