Pekerja TA Di Kilang Pertamina Dumai Diperkirakan 9 Ribu Orang, Penerapan Adaptasi Protokol Kesehatan Covid 19 Dipertanyakan

  • Whatsapp

DUMAI, Detik12.com – Pekerja TA di Kilang PT Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai hingga hari ini, Selasa (3/11-2020) diperkirakan mencapai 9 (sembilan) ribu orang pekerja.

Pekerjaan Turn Around (TA) Pabrik Kilang Pertamina RU II Dumai diketahui wajib dilakukan setiap 5 tahun sekali dengan masa kerja TA selama 30 hari, karenanya Kilang Pertamina RU II Dumai akan membutuhkan atau menyerap tenaga kerja ribuan orang.

Read More

Diterapkannya pekerjaan TA Kilang Pertamina RU II Dumai sekali dalam 5 tahun menurut pihak Pertamina RU II Dumai merupakan tindakan perawatan atau pembaharuan performa operasional kilang agar operasional kilang kembali optimal seperti sediakala dirikan semula.

Terkait pekerjaan TA di dalam Kilang Pertamina RU II Dumai diperoleh issu kalau tenaga kerja lewat vendor masing-masing juga ribuan orang didatangkan dari luar Kota Dumai diantaranya dari Pulau Jawa dan dari daerah lainnya maupun tenaga kerja asing dari luar negeri.

Namun data resmi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai soal berapa ribu tenaga kerja TA di Kilang Pertamina per hari ini, Selasa (3/11-2020) belum diperoleh media ini.

Dengan melihat jumlah skala besar pekerja TA di Kilang Pertamina RU II Dumai diperkirakan 9 ribu orang, maka dipastikan tidak terhindarkan terjadi penumpukan dan keramaian massa para pekerja baik pekerja saat di luar kilang maupun setelah di dalam kilang.

Karenanya, terjadinya penumpukan dan keramaian massa ribuan pekerja TA Kilang Pertamina RU II Dumai telah mengundang sorotan dan pertanyaan publik di Kota Dumai “bagaimana pemberlakukan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi covid 19 ini”.

Disisi lain tidak dapat dipungkiri bahwa Kilang Pertamina RU II Dumai merupakan sumber besar kebutuhan energi nasional bahkan sumber Devisa negara akan tetapi tidak bisa mengabaikan masa pandemi covid 19 yang belum berakhir mengakibatkan dampak kerugian besar khususnya dialami kalangan warga masyarakat kecil.

Terjadinya jumlah skala besar pekerja TA di Kilang Pertamina RU Dumai yang sebahagian didatangkan dari daerah pulau jawa dan daerah lainnya maupun perkerja asing dari luar negeri tentunya dikawatirkan dapat berpotensi membuka ruang terjadinya penyebaran covid 19 di Kota Dumai.

Menyikapi soal penerapan protokol kesehatan terhadap pekerja TA ribuan orang di dalam Kilang Pertamina RU II Dumai tersebut, detik12.com mencoba konfirmasi singkat juru bicara tim gugus tugas covid 19 Kota Dumai, dr Saiful.

Namun hingga berita ini dilansir, dr Saiful tidak memberikan jawaban atas konfirmasi singkat yang dilayangkan media ini lewat nomor WhatsAppnya.

Penulis : Tambunan

Related posts