Perompak Kini Beraksi, Perairan Dumai kembali “Rawan”

  • Whatsapp

detik12.com- Riau, Perairan Dumai kembali beriak. Hari ini, Selasa (15/12/2020) sebuah kapal di perairan Dumai di rompak.

Informasi diterima Crew detik12.com Selasa tanggal 15 Desember 2020 sekira pukul 04.00 WIB’ bahwa diatas kapal MV. VANTAGE RIDER Berbendera LIBERIA yang sedang sandar di Dermaga PT. ENERGI UNGGUL PERSADA Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai terjadi perompakan kapal.

Read More

Pada malam itu pukul 03 : 45 wib, Mualim 2 Kapal MV. VANTAGE RIDER pada saat itu Mr. MARIN BUZATU Sedang berjaga di pintu visitor check- in pop Deck sebalah Kanan tiba-tiba disekap oleh 4 (empat ) orang yang tak dikenal keseluruhannya menggunakan Senjata tajam.

Pelaku pengancaman Mr. MARIN BUZATU disekap dengan tangan di ikat dengan seutas Tali dan dipaksa oleh para pelaku untuk menunjukkan jalan ke ruang Kamar Mesin Kapal.

Setibanya di ruangan mesin Mr. MARIN BUZATU dan para pelaku langsung menuju ke ruang Departemen Store Dimana ruangan tersebut merupakan tempat penyimpanan alat-alat Spare Part suku cadang untuk mesin Kapal.

Selanjutnya salah satu pelaku menyekap Mr. MARIN BUZATU kesudut ruangan dan diancam agar tetap diam sedangkan 3 (tiga) pelaku lainnya langsung mengambil alat-alat Sparepart Mesin yang ada dan dimasukkan kedalam tas yang sudah dipersiapkan para pelaku.

Setelah itu para pelaku dengan cepat keluar dari ruang Mesin menuju Deck (lantai dasar) bagian buritan Kanan Kapal yang kemudian para pelaku turun kebawah kapal yang dimana telah ada kapal pompong kecil yang telah dipersiapkan oleh pelaku untuk melarikan diri.

Kemudian para crew kapal memastikan kembali kondisi seluruh kapal dan pada saat terjadi pencurian tersebut tdk langsung melaporkan ke aparat setempat. Dan di pagi harinya Nakhoda Kapal hanya mengutarakan kepada Agen yang di Dumai.

Kantor berita detik12 merilis kabar tersebut dari informasi Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai melaui F. HARSOYO. SE. MM KASIE P3 KSOP KLAS I DUMAI ketika dihubungi.

“Kita dari KSOP sudah beberapakali berkordinasi dengan pihak instansi keamanan, Sat Pol Air dan pihak AL, dan kita giat menggelar patrori malam tapi rupanya ngak bisa kita tangkap karna mereka (perompak-red) bergeraknya lebih duluan, biasanya kita patroli jan 12 : Wib mereka bergeraknya sebelum jam tersebut dan kini mereka malah sudah berani di dermaga,” ujar Harsoyo.

“Nah ini kejadian rompak yang ketiga kalinya, untuk tindak lanjutnya besok kita bersama pihak agen kapal yang ada seperti INSA, ISA dan beberapa instansi terkait akan menggelar rapat untuk mencari solusi,” tutupnya.

Dengan adanya kejadian tersebut detik12 mencoba konfirmasi pihak keagenan INSA, HERMAN BUCHARI, S.IP, Ketua DPC INSA DUMAI.

“Kami sebagai pengguna jasa di Pelabuhan Dumai ini sangat berharap agar pihak patroli keaman ditingkatkan. Disini kan ada tim kordinasi, KSOP, AL, kepolisian dan kami juga berharap kepada Terminal Khusus (TERSUS) untuk juga ikut berpatroli terkait keamana karna mereka juga berperan bukan didarat saja, ” ujarnya.

“Bisanya kalau ada perompakan itu, pihak kapal lansung melapor ke Owner dan ada juga yang melapor ke biro biro di luar negeri, jadi tidak lansung melapor ke agen setempat, nah walaupun belum ada korban tetapi pihak kapal sudah mengalami kerugian material, sasarannya adalah spareparts kapal,” pungkas ketua INSA.

Menurut Herman Buchari untuk para pihak yang masih gagal paham dengan ISPS-Code dalam menetapkan suatu maklumat keamanan atau Declaration of Security (DoS).

Serta untuk kapal yang telah mengimplementasikan ISPS Code yang akan berinteraksi (sandar) ke fasilitas keamanan pelabuhan yang tertuang didalam ISPS Code.

Selat Malaka, merupakan salah satu wilayah maritim terpenting bagi dunia. Layaknya Selat Hormuz, selat tersebut menjadi jalur utama kapal kargo dan tanker asal Timur Tengah dan Afrika menuju konsumen di Asia yang harus dijaga kenyamananya.

Penulis : Armen johar

Related posts