Pasca BBM Naik, Walikota Dumai Sibuk Berfoto Selfi Dengan Pembangunan, Warga Tagih Janji Masa Kampaye

  • Whatsapp

DUMAI, (DETIK12.com)– Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Walikota Dumai H Paisal SKM belum sekali pun turun ke masyarakat untuk melihat langsung kondisi warga Kota Dumai.

Padahal dengan kenaikan harga BBM tersebut, semua harga bahan pokok melonjak naik. Bahkan harga gas elpiji di Kota Dumai di jual dengan harga berfariasi.

Read More

Hal ini sangat jauh dengan pimpinan dearah lainnya. Pasca kenaikan harga BBM itu, hampir semua pimpinan daerah turun ke pasar-pasar dan memantau langsung harga sembako dan memberikan bantuan kepada masyarakat.

Dari pantauan Detik12.com dalam beberapa minggu terakhir ini, sang pemimpin Kota Dumai ini sibuk dengan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP). Padahal pembangunan gedung Mal Publik tersebut belum bermamfaat bagi masyarakat Kota Dumai untuk saat ini.

Pembangunan gedung MPP tersebut banyak pihak menilai hanya pemborosan anggaran saja. Soalnya, masyarakat Kota Dumai sekarang ini butuh perhatian dan kesejahteraan yang pernah dijanjikan sang Walikota H Paisal SKM saat berkampaye dulu.

Seperti yang disampaikan salah seorang warga Dumai Hendri. Menurut Hendri, pembangunan gedung MPP ini belum dibutuhkan kali di Kota Dumai.

“Untuk saat ini, masyarakat Kota Dumai butuh bantuan dari pemerintah. Saya melihat hampir semua pimpinan daerah bagi-bagi sembako atau bantuan lain untuk rakyatnya. Lain dengan pemimpin Dumai ini hanya memperlihatkan pembangunan. Kalau pembangunan, yang suka hanya kontraktor. Kalau kami masyarakat tidak butuh itu. Yang kami butuh janji mengsejahterakan masyarakat, mana dia? Itu yang kami butuhkan,” ujar Hendri.

Hal serupa juga disampaikan Dedi. Dedi malah mengharapkan kepada pemerintah untuk tidak mempoya-poyakan uang masyarakat. Selain itu, Dedi juga mengharapkan kepada pemerintah sudah saatnya tepati janji masa kampaye dulu.

“Ada beberapa poin yang sampai sekarang ini belum terlaksana oleh pemerintah sekarang ini. Termasuk memberantas kemiskinan. Sekarang ini saya melihat Walikota Dumai sibuk dengan pemantauan pembangunan. Setiap ada bangunan baru pasti ada tinjauan walikota. Saya melihat pembangunan jalan, walikota pasti datang meninjau. Tapi pada saat banjir walikota tidak pernah turun. Kalau pun ada itu waktu pertama-tama duduk jadi walikota,” ungkap Dedi.***

Related posts