Terungkap, Kapal KLM Cahaya Indah Pengangkut 20 Kg Sabu Ternyata Sering Berlabuh di Pelairan Meranti dan Bengkalis

  • Whatsapp

MERANTI, (DETIK12.com) – Petugas Gabungan dari Mabes Polri dan Bea Cukai Bengkalis berhasil mengamankan 1 unit kapal layar motor (KLM) dan 11 orang tersangka di Perairan Meranti, atas kasus 20 kg sabu. Diketahui, kapal tersebut ternyata sering berlabuh di perairan Meranti dan Bengkalis.

Satu unit KLM bernama Cahaya Indah itu diamankan petugas gabungan, Senin (26/9/2022). Turut diamankan, 11 orang terduga penyelundup barang haram dengan bukti berupa 20 kg sabu-sabu.

Informasi penangkapan ini sangat cepat beredar di tengah-tengah masyarakat Selatpanjang dan sekitarnya.

Read More

Petugas Pos Bea Cukai Selatpanjang Wachid Aryanto tidak menampik atas penindakan tersebut.

“Info awal aja, BB 20kg, KLM Cahaya Indah, ABK yang diamankan 11 sudah dalam pengembangan Bareskrim. Karena dapat menghambat proses pengembangan,” ungkap Wachid, kepada awak media, Selasa (27/9/2022) seperti dilansir cakaplah.

Ternyata, KLM Cahaya Indah ini diketahui sering berlabuh di Perairan Meranti, dalam keadaan tanpa muatan. Ini sebagaimana diakui Petugas Keselamayan Berlayar KSOP Selatpanjang H Nawawi.

Kata Nawawi, dalam historis perjalanan, KLM Cahaya Indah cukup sering berlabuh di perairan Kepulauan Meranti. Kapal kayu ini diketahui sering bergerak dari Kuala Tungkal Jambi. Setibanya di Meranti, kapal ini berlabuh tanpa muatan, lalu melanjutkan perjalanan ke Port Klang, Malaysia.

“Dari Kuala Tungkal berlabuh di Meranti, lalu lanjut ke Port Klang, tak ada muatan. Dari Malaysia bermuatan, lanjut kembali ke Kuala Tungkal. Namun jenis muatan saya tidak tau pastinya,” beber Nawawi.

Sebelum ini, tim gabungan juga berhasil menggagalkan penyelundupan 2 kg sabu di Selatpanjang. Upaya penyelundupan kristal haram ini menggunakan transportasi lintas batas ekspor dan impor, KLM Melibur Jaya 99. Dari penangkapan ini, tim gabungan mengamankan 3 orang dan melakukan penggeledahan gudang importir di Selatpanjang. Ketiga tersangka sudah dibawa oleh Bareskrim Mabes Polri.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak yang menangani perkara puluhan kilogram sabu yang diamankan di Kepulauan Meranti.***

Related posts