FKPLD : Gubernur Riau Jangan lupakan Dumai terkait pengelolaan Blok Rokan

  • Whatsapp

detik12.com- Forum Komunikasi Pengusaha Lokal Dumai (FKPLD) mendatangi gedung DPRD Dumai, Rabu,(03/03/2021). untuk mendesak Pemko Dumai dan Gubernur Riau untuk menyampaikan aspirasi warga agar Dumai diberi Partisipasi Interst (PI) sebesar 10 persen dalam mengelola Blok Rokan.


FKPLD menilai Selama ini Dumai tidak dianggap sebagai daerah yang kurang memiliki peran penting dalam mengelola Blok Rokan, berbeda dengan Kabupaten lain.

Read More


“Bertahun-tahun warga Dumai hanya sebatas menghirup racun dan debu yang dihasilkan dari sejumlah corong refeneri milik Pertamina,” tegas Agus yang juga aktifis buruh dan anggota LAMR Dumai.

Kini Dumai Terkesan hilang dalam kepentingan Blok Rokan, Kota Dumai sudah dihilangkan dari peta Riau,” ujar Agus di ruang Cempaka Gedung gedung DPRD Dumai.

FORUM tersebut menilai sudah berapa dekade sejumlah hulu dan hilir Migas yang membentang di sepanjang jalan Kota Dumai. Namun, keberadaan pipa minyak dan tangki refeneri yang terdapat di Jalan Putri Tujuh yang merupaka areal kilang milik Pertamina, tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dumai ini jangan anggap ada apa apa. Kalau mereka tidak perduli ke kita silahkan angkat pipa dan kilangnya pergi dari sini tambah panglima laskar LLMB Daniel dan berharap harus pokus ke blok rokan.


“Jadi, sudah sepatutnya masyarakat Dumai menuntut hak atas partisipasi kelola Blok Rokan. Dumai jangan dianggap kota tidak bertuan,” tambahnya.


Agus mengatakan, sejak dahulu Dumai perjuangan Migas ini selalu ditenggarai oleh sejumlah mafia berdasi yang mengatur hulu dan hilir Migas di Riau.

“Samsuar itu Gubernur Riau, bukan bupati Siak, jadi Dumai tolong pikirkan juga kami di Dumai ini,”ujarnya.

Dalam peralihan Blok Rokan dari Cevron ke Pertamina Hulu Rokan FKPLD berharap agar pengusaha lokal Dumai di ikut serta kan dalam pengelolan blok Rokan dan tidak seperti sebelumnya Yang mana Busisnis development yang dulu di Cevron tidak ada di publikasikan sesuai degan komitmen upstream Project leader PHR utk melibatkan partisipasi pengusaha lokal.


“Sudah pantas kita tuntut hak masyarakat ke pemerintah pusat, agar Dumai ini dianggap bertuan dan berhak ikut mengelola PI 10 persen Blok Rokan. Bukan sebagai penonton di kampung kita sendiri,” tegasnya.


Ketua DPRD Dumai, Agus Purwanto ketika dikomfirmasi detik12 Setelah orasi tersebut mengatakan,” ya hari teman teman dari beberapa unsur datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi, dan kita mengaku sangat mendukung penuh perjuangan masyarakat dalam menuntut hak kelola Blok Rokan,” ujar Agus Purwanto.


“ keinginan teman teman ini dalam menuntut hak ini bisa dijalankan secara kebersamaan demi pembangunan Kota Dumai ,” tambahnya.

Orasi tersebut dinilai tahap awal dari niat para pengusaha lokal Dumai untuk menyampaikan niat dan menyerahkan secara lansung ke ketua DPRD Dumai Agus Puwanto naskah dan isi Deklarasi.

Penulis : Armen johar

Related posts